Sabtu, 28 Oktober 2017

Tutorial membuat booting Windows 10 melalui FDD dengan Rufus


LANGKAH – LANGKAH BOOTING WINDOWS 10 MELALUI USB DENGAN RUFUS 

    
   
     1.   Install / siapkan Rufus terlebih dahulu .
     2.   Siapkan ISO Windows10.
     3.   Masukkan Flashdisk ke laptop ,kemudian klik program Rufus ,flashdisk akan               terdeteksi secara otomatis.
                     
* File system pilih: NTFS
* Partition scheme and target system type  
      pilih: MBR Partition scheme for BIOS or UEFI-CSM
* Cluster size pilih : 4096 bytes (Default)

4.   Cari lokasi file ISO Windows 10 , kemudian pilih Open , pastikan file berformat ISO bukan yang lain.

                    

5. Flashdisk telah siap dibootable , bisa mengubah nama flashdisk jika perlu pada          New  Volume  Label, kemudian klik start untuk memulai proses pemindahan file            ISO ke flashdisk.
                          

6. Anda akan mendapat notif yg berisi (data yang terdapat pada flashdisk akan       dihapus). Klik OK.

                      
7 .Proses pemindahan file berlangsung . proses ini memakan waktu beberapa menit        saja.Sekitar  15-20 menit.

                             

8. Jika progress bar bewarna hijau sudah penuh(Ready), maka flashdisk telah siap       digunakan untuk instalasi windows 10.
                                   
9.SELESAI

   
Lebih lengkapnya kalian bisa buka link dibawah ini:



Bootable Windows 10 melalui FDD dengan Rufus

                                         https://youtu.be/77z6UIrJpjI

Selasa, 10 Oktober 2017

LANGKAH - LANGKAH MEMBUAT BOOTTABLE WINDOWS 10 MELALUI FDD DAN DVD


LANGKAH- LANGKAH MEMBUAT BOOT WINDOWS 10 MELALUI FDD DAN DVD 


1. Langkah - langkah membuat boot windows 10 melalui FDD :
    
    1.  Download software Rufus terlebih dahulu.
   2.  Pastikan flashdisk telah terpasang di komputer / pc.
   3. Jalankan software yang telah didownload , kemudian akan                muncul tampilan gambar seperti gambar dibawah ini :

                       Rufus        
      keterangan :
    1. Device adalah flashdisk yang akan kita gunakan sebagai bootable.
      2.  File System pilih NTFS.
      3.  Browse file iso yang akan kita bootable.

  4. Kemudian klik START.
  5. Kemudian kita browse file iso yang akan kita boottable .
            
             Open File

     Kemudian klik Open , lalu klik start.
                 

                            Start 
  6. Selanjutnya akan muncul tampilan Warning , seperti pada            gambar dibawah ini . 
    
                    warning
 7. Klik OK, kemudian kita tunggu proses hingga selesai , proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama .
                             
    

                   Proses



8. Jika seperti gambar dibawah ini ,yang berarti siap digunakan untuk menginstal di komputer  /pc.

                                        Done



2. Langkah - langkah membuat windows 10 melalui DVD :
       
        1. Masukkan DVD kosong ke DVD RW .
        2. Buka windows explore , kemudian cari dimana iso windows 10 disimpan .
       3. Klik kanan pada iso windows 10 tersebut ,kemudian klik                 Burn Disk Image. 
           
                 Burn Disc Image Windows 10


            4. Setelah Windows Burn Disk Image terbuka , pilih pada                    drive apa ada DVD RW anda berada ,seperti pada gambar                 berikut 

                   Burn DVD Windows 10

            5. Klik tombol Burn untuk memulai proses penyalinan iso ke              dalam DVD .
      
  Ketika proses burning selesai , biasanya DVD R/W akan tereject secara otomatis . Selanjutnya , anda perlu memasukkan kembali DVD tersebut lalu restart komputer . jangan lupa untuk mengubah urutan boot ke DVD first ketika akan melakukan installl ulang .

   






SELESAI




















Rabu, 06 September 2017

SEJARAH FLOWCHART BESERTA PENJELASANNYA



SEJARAH FLOWCHART BESERTA PENJELASANNYA



1. PENGERTIAN
       Flowchart atau Bagan alir adalah bagan  (chart) yang menunjukkan alir  (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir (flowchart) digunakan terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi. 
2. SEJARAH FLOWCHART
                  Metode struktur pertama tentang proses Flowchart didokumentasikan pertama kali oleh Frank Gilberth kepada anggota American Society of Mechanical Engineers pada tahun 1921 didalam sebuah presentasi tentang Proses Grafik – Langkah awal dalam mencari Jalan Terbaik. ALat Gilbreth sangat cepat menemukan jalan keluarnya pada Kurikulum teknik. Pada Awal tahun 1930, seorang insinyur industry, Allan H. Mogensen mulai melatih orang-orang bisnis dalam menggunakan alat-alat teknik industri pada Pertemuan Penyederhanaan Kerja di Danau Placid, New York.
                 Pada tahun 1994 lulusan dari kelas Mogensen mengambil alat itu kembali ke Procter dan Gamble dimana ia mengembangkan Program mereka untuk mengubahnya. Lulusan lain tahun 1994, Ben S. Graham, Direktur Teknik Formcraft di Industri Standart Register, mengadopsi simbol diagram alur untuk proses informasi dan hubungan. Di tahun 1947, ASME mengadopsi serangkaian simbol dari hasil karya asli Gibreth sebagai standar ASME dalam operasi dan Grafik Diagram alur.
               Douglas Hartree menjelaskan bahwa Herman Goldstine dan John von Neumann mengembangkan diagram alur (awalnya diagram) untuk merencanakan program computer. Akun modernnya didukung oleh Insinyur IBM dan Goldstine. Pemrograman diagram alur asli Goldstine dan von Neumann dapat dilihat di laporan tidak terbit mereka. “Perencanaan dan Masalah Koding untuk instrument Komputasi Elektronik, Bagian 2, Volume 1” (tahun 1947) dimana diproduksi oleh karya von Neumann. Selain mendeskripsikan logika alur kontrol, Flowchart juga mengijinkan programmer untuk  mengeluarkan bahasa program mesin pada memori komputer sebelum mengembangkan bahasa kumpulan dan assambeler.
                Penggunaan Flowchart menjadi popular dalam mendeskripsikan algoritma komputer dan masih digunakan pada tujuan ini. Teknik Modern seperti UML, aktifitas diagaram dan Diagram Drakon dapat dianggap sebagai ekstensi Flowchart tersebut. Pada tahun 1970 popularitas flowchart sebagai metode kita menurun ketika interaktif sambungan komputer dan generasi ketika bahasa pemrograman menjadi alat umum dari perdagangan, sejak algoritma karena algoritma dapat dinyatakan jauh lebih ringkas dan readably sebagai kode sumber dalam suatu Bahasa.
3. FUNGSI DARI FLOWCHART
  • Sebagai Dokumentasi Prosedur Kerja dalam ISO
  • Sebagai pedoman untuk menjalankan Operasional
  • Sebagai pedoman untuk melakukan pelatihan terhadap Karyawan baru
  • Sebagai benchmark (patokan)
  • Sebagai Peta kerja untuk mencegah terjadi kehilangan arah
  • Untuk mempermudah pengambilan keputusan

4. PEDOMAN DALAM MENGGAMBAR SUATU BAGAN ALUR
1.    Flowchart digambarkan dari halaman atas ke bawah dan dari kiri kekanan.
2.   Aktivitas yang digambarkan harus didefinisikan secara hati-hati dan definisi ini harus dapat dimengerti oleh pembacanya.
3.   Kapan aktivitas dimulai dan berakhir harus ditentukan secara jelas.
4.   Setiap langkah dari aktivitas harus diuraikan dengan menggunakan deskripsi kata kerja
5.   Setiap langkah dari aktivitas harus berada pada urutan yang benar.
6.   Lingkup dan range dari aktifitas yang sedang digambarkan harusditelusuri dengan hati-hati. Percabangan-percabangan yang memotong aktivitas yang sedang digambarkan tidak perlu digambarkan pada flowchart yang sama. Simbol konektor harus digunakan dan percabangannya diletakan pada halaman yang terpisah atau hilangkan seluruhnya bila percabangannya tidak berkaitan dengan sistem.
  1. Gunakan simbol-simbol flowchart yang standar.

5. SIMBOL – SIMBOL DAN NOTASI FLOWCHART

   ♦ Flow Direction Symbols ♦

dipakai untuk menggabungkan antara symbol yang satu dengan symbol lainnya

     

 Symbol Off-line Connector ( Simbol untuk keluar/masuk prosedure atau proses dalam lembar/halaman yang lain)
     
 Symbol Connector (Simbol untuk keluar/masuk prosedur atau proses dalam   lembar/halaman yang sama)


♦ Processing symbols ♦
Menunjukkan jenis operasi pengolahan dalam suatu prosedur

     

Symbol Process (Simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan oleh komputer)
 
  Symbol Manual Operation (Simbol yang menunjukkan pengolahan yang  tidak dilakukanoleh komputer)
   
Symbol Decision (Simbol untuk kondisi yang akan menghasilkan beberapa   kemungkinan jawaban/aksi)
 
Symbol Predefined Process (Simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan di dalam storage)
   
Symbol Terminal (Simbol untuk permulaan atau akhir dari suatu program)-
 
  Symbol Off-line Storage (Simbol yang menunjukkan bahwa data di dalam symbol ini akan disimpan)
-
   
Symbol Manual Input (Simbol untuk pemasukan data secara manual on-line keyboard)
   
Symbol Keying Operation (Simbol operasi dengan menggunakan mesin yang mempunyai keyboard)


♦ Input-output symbols ♦

menyatakan jenis peralatan yang digunakan sebagai media input atau output.

   

 Symbol input-output (Symbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya)
   
 Symbol magnetic-tape unit (Symbol yang menyatakan input berasal pita magnetic atau output disimpan ke pita magnetic)
   -
Symbol punched card (Symbol yang menyatakan input berasal dari kartu atau output ditulis ke kartu)-
   
Symbol disk and on-line storage (Symbol untuk menyatakan input berasal dari disk atau output disimpan ke disk)
   
      Symbol display (Symbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu layar, plotter, printer, dan sebagainya)
   
Symbol dokumen (symbol yang menyatakan input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output dicetak ke kertas) 
6. JENIS – JENIS FLOWCHART
Ada beberapa jenis flowchart diantaranya:
1.   Bagan alir sistem (systems flowchart).
2.   Bagan alir dokumen (document flowchart).
3.   Bagan alir skematik (schematic flowchart).
4.   Bagan alir program (program flowchart).
5.   Bagan alir proses (process flowchart).
-        


-        
-       System Flowchart
          System flowchart dapat didefinisikan sebagai bagan yang menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. Bagan ini menjelaskan urut-urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Bagan alir sistem menunjukkan apa yang dikerjakan di sistem.
-       Document Flowchart
         Bagan alir dokumen  (document flowchart)  atau disebut juga bagan alir formulir  (form  flowchart)  atau  paperwork flowchart merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.

-       Schematic Flowchart
            Bagan alir skematik (schematic flowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem. Perbedaannya adalah, bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem, juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang digunakan. Maksud penggunaan gambar-gambar ini adalah untuk memudahkan komunikasi kepada orang yang kurang paham dengan simbol-simbol bagan alir. Penggunaan gambar-gambar  ini  memudahkan untuk dipahami, tetapi sulit dan lama menggambarnya.
-       Program Flowchart
            Bagan alir program  (program flowchart)  merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi bagan alir sistem.
Bagan alir program dapat terdiri dari dua macam, yaitu bagan alir logika program  (program logic flowchart)  dan bagan alir program komputer terinci  (detailed computer program flowchart).  Bagan alir logika program digunakan untuk menggambarkan tiap-tiap langkah di dalam program komputer secara logika. Bagan alat- logika program ini dipersiapkan oleh analis sistem. Gambar berikut menunjukkan bagan alir logika program. Bagan alir program komputer terinci  (detailed computer program flow-chart) digunakan untuk menggambarkan instruksi-instruksi program komputer secara terinci. Bagan alir ini dipersiapkan oleh pemrogram.
 

-       Process Flowchart

         Bagan alir proses  (process flowchart)  merupakan bagan alir yang banyak digunakan di teknik industri. Bagan alir ini juga berguna bagi analis sistem untuk menggambarkan proses dalam suatu prosedur. 



7. DIAGRAM ALUR PENDAFTARAN SISWA BARU
                   
           





























 

Selasa, 05 September 2017

LANGKAH LANGKAH MENGINSTAL WINDOWS 10 MELALUI DVD DAN USB


LANGKAH – LANGKAH CARA MENGINSTAL WINDOWS 10 MELALUI DVD

   1.     Nyalakan atau restart computer , klik tombol del (delete) hingga muncul tampilan BIOS.    
   


  
    2.     Klik pada tab Boot ,bahwa HDD atau HardDrive berada pada urutan teratas yang menandakan bahwa booting pertama kali di HDD.
            


     3.     Pilih CD –ROM DRIVE, geser  tombol dengan +/- hingga pada urutan teratas.


   4.     Masukkan DVD installer windows 10 ke DVDROM , klik tombol F10 lalu klik YES.           
                                  


     5.     Tekan sembarang tombol (untuk memulai instalasi windows 10).
                              


     6.     Pilih Indonesian (Indonesia) pada Time and  Currency Format .
                    

          
     7.     Klik Install Now .
                  


      


LANGKAH – LANGKAH MENGINSTAL WINDOWS 10 MELALUI USB

     1.    Install Rufus terlebih dahulu .
     2.    Masukkan Flashdisk ke laptop ,kemudian buka progam Rufus ,flasdisk akan terdeteksi secara otomatis. Klik tombol DVD DRIVE.
                     


             
    3.    Cari lokasi file ISO Windows 10 , kemudian pilih Open , pastikan file berformat ISO bukan yang lain.
                    

4. Flashdisk telah siap dibootable , bisa mengubah nama flashdisk jika perlu pada New Volume Label, kemudian klik start untuk memulai proses pemindahan file ISO ke flashdisk.

                          
5. Anda akan mendapat notif yg berisi (data yang terdapat pada flashdisk akan dihapus). Klik OK.
                      
6. Proses pemindahan file berlangsung . proses ini memakan waktu beberapa menit saja.
                             
7.Jika progress bar bewarna hijau sudah penuh, maka flashdisk telah siap digunakan untuk instalasi windows 10.
                                   

     8.    Lakukan setting di BIOS . 

Selasa, 15 Agustus 2017

BAHASA PEMROGAMAN


BAHASA PEMROGAMAN


  

       Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:
  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya kode_mesin|MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb. Komputer dapat mengerti bahasa manusia itu diperlukan program compiler atau interpreter.
Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.

Pengertian Bahasa Pemrograman

Bahasa Pemrograman (programming language) adalah sebuah instruksi standar untuk memerintah komputer agar menjalankan fungsi tertentu. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Fungsi

Fungsi bahasa pemrograman yaitu memerintah komputer untuk mengolah data sesuai dengan alur berpikir yang kita inginkan. Keluaran dari bahasa pemrograman tersebut berupa program/aplikasi. Contohnya adalah program yang digunakan oleh kasir di mal-mal atau swalayan, penggunaan lampu lalu lintas di jalan raya, dll.
Bahasa Pemrograman yang kita kenal ada banyak sekali di belahan dunia, tentang ilmu komputer dan teknologi dewasa ini. Perkembangannya mengikuti tingginya inovasi yang dilakukan dalam dunia teknologi. Contoh bahasa pemrograman yang kita kenal antara lain adalah untuk membuat aplikasi game, antivirus, web, dan teknologi lainnya.
Bahasa pemrograman komputer yang kita kenal antara lain adalah Java, Visual Basic, C++, C, Cobol, PHP, .Net, dan ratusan bahasa lainnya. Namun tentu saja kebutuhan bahasa ini harus disesuaikan dengan fungsi dan perangkat yang menggunakannya.
Secara umum bahasa pemrograman terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu :
  • Object Oriented Language (Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C)
  • High Level Language (seperti Pascal dan Basic)
  • Middle Level Language (seperti bahasa C), dan
  • Low Level Language (seperti bahasa Assembly)

Tingkatan

Bahasa Tingkat Tinggi[

Bahasa pemrograman masuk tingkat ini karena bahasa tersebut mendekati bahasa manusia. Contohnya bahasa Basic, Visual Basic, Pascal, Java, PHP.

Bahasa Tingkat Menengah

Disebut tingkat menengah karena bisa masuk ke dalam bahasa tingkat tinggi maupun rendah. Contohnya bahasa C.

Bahasa Tingkat Rendah

Bahasa pemrograman masuk tingkat ini karena bahasanya masih jauh dari bahasa manusia. Contohnya bahasa Assembly.

Generasi

Sedangkan menurut generasinya, bahasa pemrograman digolongkan menjadi 4 generasi:
  • Generasi ke-1: machine language
  • Generasi ke-2: assembly languageAssembler
  • Generasi ke-3: high level programming language, contoh: C dan Pascal
  • Generasi ke-4: 4 GL (fourth-generation language), contoh: SQL
  • Generasi ke-5: Programming Language Based Object Oriented & Web Development

Proses Pembuatan Program

Proses pembuatan program yaitu kita menulis kode sumber pada teks editor misalnya notepad kemudian mengubahnya menjadi bahasa mesin yang bisa dieksekusi oleh CPU. Proses pengubahan kode sumber (source code) menjadi bahasa mesin (machine language) ini terdiri dari dua macam yaitu kompilasi dan interpretasi.

Kompilasi

Dalam proses kompilasi semua kode sumber dibaca terlebih dahulu dan jika tidak ada kesalahan dalam menulis program maka akan dibentuk kode mesinnya sehingga program bisa dijalankan. Program yang melakukan tugas ini disebut Compiler. Program hasil kompilasi akan berbentuk executable. Program bisa langsung dijalankan tanpa harus memiliki Compiler di komputer yang menjalankan program tersebut. Bahasa yang menggunakan teknik kompilasi misalnya bahasa C, C++, Pascal, Assembly dan masih banyak lagi.

Interpretasi (Interpretation)

Bahasa yang menggunakan teknik interpretasi akan membaca kode sumber perbaris dan dieksekusi perbaris. Jika ditemukan kesalahan dalam penulisan program maka di baris kesalahan itulah program akan dihentikan. Program yang melakukan tugas ini disebut Interpreter. Pada teknik interpretasi tidak ada akan dihasilkan program standalone, artinya untuk menjalankan program kita harus mempunyai kode sumbernya sekaligus interpreter program tersebut. Bahasa yang menggunakan teknik interpretasi misalnya bahasa Perl, Python, Ruby dan masih banyak lagi.

Kompilasi Sekaligus Interpretasi

Ada juga bahasa pemrograman yang menghasilkan programnya dengan teknik kompilasi sekaligus interpretasi. Misalnya bahasa java. Dalam pembuatan program java kode sumber diubah menjadi bytecode. Meskipun nampak seperti bahasa mesin namun ini bukanlah bahasa mesin dan tidak executable. Untuk menjalankan bytecode tersebut kita membutuhkan Java Runtime Environment (JRE) yang bertugas sebagai interpreter sehingga menghasilkan program dari bytecode tersebut.
Meskipun setiap bahasa pemrograman dibuat untuk membuat program namun setiap bahasa dibuat dengan tujuan dan fungsi yang berbeda-beda. Misalnya untuk membuat driver hardware kita tidak bisa menggunakan bahasa Visual Basic. Untuk membuat program berbasis sistem seperti driver kita bisa gunakan bahasa C atau Assembly. Contohnya sistem operasi linux yang open source. Jika anda melihat kode sumbernya anda akan menemukan bahwa linux dibuat menggunakan bahasa C. Sedangkan untuk pemrograman desktop kita bisa menggunakan Visual Basic. Bahasa tersebut dirancang oleh Microsoft untuk pemrograman desktop dengan tampilan GUI yang memukau.

Bahasa pemrograman yang umum digunakan

 
1. HTML / CSS 
                   
                     

banyak yang tidak menggaggap ini bagian dari bahasa pemprograman, tetapi jika di lihat dari mana program web berasal maka bisa di pastikan html/CSS adalah dasar dari itu semua,jadi jika anda ingin belajar membuat web statis terebih dahulu anda pasti akan belajar HTML/CSS dasar.
     
       HTML CODE :

Hasil gambar untuk HTML CODE




2. JavaScript 
      
  
JavaScript adalah cara yang sangat populer untuk menambahkan fitur interaktif untuk halaman web dan aplikasi . Ini adalah salah satu bahasa yang paling mudah untuk dipelajari dan dapat digunakan untuk apa pun seperti memvalidasi data formulir untuk mengembangkan permainan , menjadikannya pilihan yang sangat populer untuk pemula .
    
    JAVA SCRIPT CODE :
Hasil gambar untuk JAVASCRIPT CODE

3. PHP 
      
bahasa program yang digunakan terutama untuk mengembangkan halaman web dinamis . Ini berarti bahwa daripada menciptakan sebuah file terpisah penuh kode untuk setiap halaman situs , Anda dapat menulis seperangkat aturan untuk mengakses dan menampilkan informasi dari database yang kemudian dapat membuat halaman dan memanggil mereka ketika mereka dibutuhkan .

     PHP CODE :
Hasil gambar untuk PHP CODE

4. C + + 
     
      
. Dikembangkan untuk menambahkan fitur berorientasi objek dengan bahasa C , dengan penambahan kelas dan fitur lainnya . C + + yang sekarang banyak digunakan dengan berbagai besar aplikasi . Belajar C + + juga memiliki keuntungan yaitu lebih mudah untuk mempelajari bahasa C lainnya yaitu C # dan C. Semua bahasa C umumnya dipandang sebagai bahasa pemprograman tingkat menengah .
  
           C + + CODE :
Hasil gambar untuk C + + CODE


5. C # 
      
     
Diucapkan C Sharp , bahasa ini diciptakan oleh Microsoft dalam kerangka NET . . Jika Anda ingin menulis aplikasi jendela , atau terutama jika Anda ingin menulis kode untuk perangkat lunak desktop , ini sangat penting. Ini adalah tujuan OOP umum yang berbagi banyak kesamaan dengan bahasa C tua.

           C # CODE :

Hasil gambar untuk C # CODE

6. C 
      
ini adalah versi C yang digunakan oleh sistem operasi Apple serta sejumlah kecil aplikasi lain . Jika Anda ingin mengkhususkan diri dalam menulis kode untuk produk Apple maka ini adalah program yang harus anda kuasai.

       C CODE : 

Hasil gambar untuk C  CODE
7. Python 
      
Sangat populer dalam komunitas ilmiah dan akademik , tetapi juga telah digunakan untuk membuat situs web populer seperti Pinterest . Hal ini relatif mudah untuk belajar dibandingkan dengan sesuatu seperti C atau turunannya , namun masih sangat fleksibel dalam hal apa yang dapat Anda lakukan dengan itu .

   PHYTHON CODE : 

Hasil gambar untuk PYTHON CODE

8. Java 
      
Digunakan oleh Google sebagai bagian integral dari sistem operasi Android , dan oleh pengembang independen untuk membuat aplikasi android ( serta kegunaan lain ) . Java diciptakan dengan " tulis sekali , jalankan di mana saja " ( WORA ) pendekatan untuk memudahkan kode yang ditulis pada satu mesin untuk berjalan di lain mesin.

    JAVA CODE :

Hasil gambar untuk JAVA  CODE

9. Ruby 
      
Ini adalah OOP murni populer dari Jepang. Bahasa pemrograman open source dinamis, mudah dimengerti dan produktif. Sintaks Ruby elegan, natural, mudah dibaca dan ditulis.

     RUBY CODE : 

Hasil gambar untuk RUBY  CODE

10. Visual Basic 
      
Berasal dari ' BASIC ' , yang sangat populer di hari-hari awal komputasi personal , Visual Basic ( VB ) memungkinkan program sederhana yang akan dibuat dengan cepat dan mudah, sementara juga memungkinkan untuk coding yang lebih kompleks.
   VISUAL BASIC CODE :

Hasil gambar untuk VISUAL BASIC CODE

"SKANDRY WATER"

    Tubuh manusia sebagian besar berisi cairan. Dalam kehidupan sehari-hari pun manusia membutuhkan air untuk bertahan hidup. Bahkan,  ma...